Posted on

Soegija

Dari awal banyak yang mbicarain tentang film ini. awalnya sih aku cuma penasaran, donge ki filme koyo ngopo to ? kok do heboh banget ?? (sebenarnya film itu seperti apa sih ? kok pada heboh semua??). Dari pada penasaran terus, Ahkirnya, aku beli karcis,eh ticket maksud.nya.. ternyata saking hebohnya tuh film, tiketnya sold out terus .. Huaaaa T.T
dan ahkirnya aku dapet juga ticket filmnya, baru tadi malem nonton hehe .. 😀    tapi sayang nya aku telat ke bioskopnya, jadi nontonnya telat juga .. hiks hiks 😥

Film ini ingin melukiskan kisah-kisah kemanusiaan di masa perang kemerdekaaan bangsa Indonesia (1940-1949). Adalah Soegija (diperankan Nirwan Dewanto) yg diangkat menjadi uskup pribumi dalam Gereja Katolik Indonesia. Baginya kemanusiaan itu adalah satu, kendati berbeda bangsa, asal-usul dan ragamnya.
Dan perang adalah kisah terpecahnya keluarga besar manusia. Ketika Jepang datang ke Indonesia (1942), Mariyem (diperankan Annisa Hertami) terpisah dari Maryono (oleh Abe), kakaknya. Ling Ling (oleh Andrea Reva) terpisah dari ibunya (oleh Olga Lydia).
Tampaknya keterpisahan itu tidak hanya dialami oleh orang-orang yang terjajah, tetapi juga oleh para penjajah. Nobuzuki (oleh Suzuki), seorang tentara Jepang, ia tidak pernah tega terhadap anak-anak, karena ia juga punya anak di Jepang.
Robert (oleh Wouter Zweers), seorang tentara Belanda yang selalu merasa jadi mesin perang yang hebat, akhirnya juga disentuh hatinya oleh bayi tak berdosa yang ia temukan di medan perang. Ia pun rindu pulang, ia rindu Ibunya.
Di tengah perang pun Hendrick (oleh Wouter Braaf) menemukan cintanya yang tetap tak mampu ia miliki karena perang.
Soegija ingin menyatukan kembali kisah-kisah cinta keluarga besar kemanusiaan yang sudah terkoyak oleh kekerasan perang dan kematian

Ternyata memang filmnya bagus (menuru aku), soal nya banyak pesen pesen membangun yang di sampein sama  Romo Kanjeng 😀 (y)
salah satu pesen pesen nya  Romo Kanjeng kurang lebih bilang gini, “Berikan terlebih dahulu makanan kepada rakyat sampai rakyat menjadi kenyang, baru berikan kepada Para Imam. Jika makanan tersebut kurang, biarkan Para Imam menjadi yang Pertama yang kelaparan”

andai mereka yang duduk diatas sana bisa kayak  Romo Kanjeng @.@

ni aku kasi link trailer nya ..
http://www.youtube.com/watch?v=vsjf_HPqH38

 

sumber : Google

Advertisements

About blognyahilda

Hilda Novia Christy 17Nov1993 Pekalongan, Jawa tengah, Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s